Cisarua, 7-8 April 2026 — SMAN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyelenggarakan kegiatan Prakarsawaluya (Praktik Siswa Berkarakter Waluya) dengan tema “Pancawaluya Jadi Jati Diri”. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata penguatan pendidikan karakter yang terintegrasi melalui Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) kelas XII serta Puncak Kokurikuler Proyek Kolaborasi Antarmata Pelajaran bagi siswa kelas X dan XI.
Nilai Pancawaluya yang meliputi cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (terampil) menjadi landasan utama dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Siswa kelas XII mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) sebagai tahap akhir evaluasi pembelajaran. Kegiatan ini tidak hanya menilai capaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
Pelaksanaan ASAJ berlangsung dengan tertib dan kondusif, mencerminkan karakter bener dan pinter yang menjadi bagian dari nilai Pancawaluya.

Sementara itu, siswa kelas X dan XI mengikuti Puncak Kokurikuler Proyek Kolaborasi Antarmata Pelajaran yang digelar di lapangan sekolah. Kegiatan ini menampilkan beragam kreativitas siswa, mulai dari pertunjukan seni hingga inovasi produk berbasis pemanfaatan limbah.
Kepala SMAN 1 Cisarua, Neneng Titin Suryati, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat karakter.
“Kegiatan ini mencerminkan kreativitas siswa dari berbagai mata pelajaran sekaligus mengasah karakter Pancawaluya. Anak-anak juga merasakan perubahan positif setelah penerapan pendidikan karakter di sekolah,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi orang tua siswa yang diundang untuk menyaksikan langsung penampilan putra-putri mereka, sehingga terjalin sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan siswa.
Tidak hanya siswa, para guru juga turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan. Selain berperan sebagai pembimbing, guru menampilkan pertunjukan seni yang menarik, termasuk tari merak yang dibawakan dengan penuh totalitas.
Bahkan, suasana semakin meriah dengan penampilan kolaboratif yang menghadirkan karakter Nyi Iteung dan Kang Kabayan, sebagai simbol kekompakan dan kebersamaan seluruh warga sekolah.
Kepala sekolah pun mengapresiasi semangat siswa yang sangat tinggi dalam mempersiapkan kegiatan tersebut. “Saya sangat bangga melihat kesungguhan mereka dalam berlatih dan memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.


Melalui kegiatan Prakarsawaluya, SMAN 1 Cisarua menegaskan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Diharapkan, seluruh siswa mampu mengimplementasikan nilai-nilai Pancawaluya dalam kehidupan sehari-hari, serta menjadi generasi masa depan Jawa Barat yang berintegritas, kreatif, dan berdaya saing.



Leave a comment