Jumat, 7 Februari 2027 | 08.30 – 11.00 WIB, SMAN 1 Cisarua melaksanakan kegiatan kemanusiaan berupa penyerahan donasi dan layanan trauma healing bagi siswa, keluarga, dan warga yang terdampak bencana longsor di Pasirlangu, pada Jumat, 7 Februari 2027.
Kegiatan ini dipusatkan di rumah Ibu Sri Nuraeni, guru SMAN 1 Cisarua yang sekaligus menjadi salah satu warga terdampak langsung.


Longsor yang menimpa Pasirlangu memberikan dampak besar bagi masyarakat. Beberapa siswa dan keluarganya mengalami kerugian material serta tekanan psikologis. Melihat kondisi tersebut, pengurus OSIS dan FOEKS (Forum Ekstrakurikuler SMAN 1 Cisarua) bergerak cepat untuk menggalang dan menyalurkan donasi sebagai bentuk kepedulian siswa terhadap sesama.
Donasi berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan harian diserahkan langsung oleh pengurus OSIS dan FOEKS kepada keluarga terdampak. Langkah ini menunjukkan bahwa siswa SMAN 1 Cisarua tidak hanya aktif dalam kegiatan sekolah, tetapi juga memiliki kepekaan dan jiwa sosial untuk membantu masyarakat.
Selain penyaluran donasi, tim konselor dan guru melaksanakan kegiatan trauma healing untuk membantu pemulihan emosional para penyintas. Sesi ini mencakup berbagi pengalaman, aktivitas relaksasi, serta penguatan mental agar siswa dan warga dapat kembali merasa aman dan siap menjalani aktivitas harian.
Kepala SMAN 1 Cisarua, Ibu Neneng Titin Suryati, turut memberikan pesan penguatan:
“Kami hadir bukan hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai keluarga. Ketika ada yang terdampak musibah, menjadi kewajiban kita semua untuk membantu. Semoga dukungan yang diberikan OSIS dan FOEKS ini dapat menjadi semangat baru bagi warga terdampak untuk bangkit kembali.”
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh empati. Kolaborasi antara guru, siswa, dan masyarakat menjadi bukti kuatnya solidaritas keluarga besar SMAN 1 Cisarua dalam membantu warga Pasirlangu yang tertimpa musibah.
Leave a comment